50 Ucapan Terima Kasih Sudah Order Makanan yang Bikin Pelanggan Senang dan Mau Pesan Lagi

50 Ucapan Terima Kasih Sudah Order Makanan yang Bikin Pelanggan Senang dan Mau Pesan Lagi – Ucapan terima kasih sudah order makanan bisa dibuat singkat dan ramah, misalnya, “Terima kasih sudah pesan di {NamaToko}, {Nama}! Pesanan {Menu} sudah kami terima dan segera disiapkan.”
Pilih ucapan yang sesuai dengan kondisi pesanan, mulai dari order baru, pre-order, hingga makanan diterima pelanggan. Berikut 50 contoh yang bisa langsung disalin dan disesuaikan untuk usaha makanan rumahan, restoran, maupun katering.
50 Ucapan Terima Kasih Sudah Order Makanan yang Siap Dikirim
1. Ucapan Terima Kasih Sudah Order Makanan yang Singkat
Ucapan singkat cocok untuk membalas pelanggan setelah pesanan diterima. Kalimatnya tidak perlu panjang, tetapi sebaiknya tetap memberikan informasi yang sesuai dengan status pesanan.
- “Terima kasih sudah order, {Nama}! Pesanan {Menu} sudah kami terima.”
- “Pesanan {Menu} sudah masuk, ya. Terima kasih sudah memilih {NamaToko}!”
- “Makasih banyak sudah pesan, {Nama}! Kami segera siapkan pesanannya.”
- “Terima kasih atas pesanannya! {Menu} sedang kami siapkan.”
- “Order sudah kami catat. Terima kasih sudah mempercayakan makananmu kepada kami!”
- “Terima kasih, {Nama}! Pesananmu sudah dikonfirmasi dan siap diproses.”
- “Makasih sudah jajan di {NamaToko}! Kami kabari kalau pesananmu sudah siap.”
- “Terima kasih sudah pesan hari ini! Semoga menu pilihanmu cocok di selera.”
- “Pesanan {Menu} sudah kami terima. Terima kasih sudah memilih {NamaToko} hari ini!”
- “Terima kasih banyak, {Nama}! Kami senang bisa menyiapkan makanan untukmu.”
Untuk pelanggan baru, gunakan kalimat yang netral dan sopan. Sementara itu, sapaan seperti “makasih” atau “jajan” lebih cocok jika karakter bisnis Anda santai dan akrab.
2. Ucapan Terima Kasih yang Ramah dan Hangat untuk Pelanggan
Pesan yang hangat cocok digunakan oleh penjual makanan rumahan, warung, atau kedai yang terbiasa berkomunikasi santai dengan pelanggan. Anda bisa menggunakan sapaan personal tanpa membuat kalimat terasa berlebihan.
- “Hai, {Nama}! Makasih banyak sudah order di {NamaToko}. {Menu} pesananmu sedang kami siapkan, ya. 😊”
- “Hai, {Nama}! Senang sekali menerima pesananmu lagi. Terima kasih sudah kembali memilih makanan dari kami, ya!”
- “Halo, {Nama}! Senang banget bisa menerima pesananmu hari ini. Makasih sudah memilih menu kami!”
- “Terima kasih sudah mampir dan pesan makanan di sini. Semoga nanti makanannya bikin harimu makin menyenangkan!”
- “Hai, {Nama}! Makasih sudah mempercayakan menu makan siangmu kepada kami. Pesanannya segera disiapkan, ya!”
- “Makasih banyak sudah order, Kak! Kami usahakan pesanannya siap sesuai estimasi yang sudah diberikan.”
- “Senang sekali bisa menyiapkan pesananmu hari ini, {Nama}. Terima kasih sudah mempercayakan makananmu kepada kami!”
- “Terima kasih sudah pesan lagi, {Nama}! Senang rasanya kalau menu kami kembali jadi pilihanmu.”
- “Halo, Kak! Pesanannya sudah masuk. Makasih sudah jajan di sini, ya. Kami kabari lagi kalau makanannya siap!”
- “Terima kasih banyak, {Nama}! Semoga makanan yang kamu pilih nanti jadi teman makan yang menyenangkan.”
Ucapan untuk pelanggan langganan boleh dibuat lebih akrab, misalnya dengan menyebut bahwa mereka kembali memesan. Namun, pastikan pelanggan memang pernah melakukan pembelian sebelumnya.
3. Ucapan Terima Kasih yang Profesional untuk Restoran dan Katering
Untuk pesanan kantor, konsumsi rapat, atau katering dalam jumlah banyak, gunakan bahasa yang sopan dan jelas. Ucapan terima kasih juga bisa disertai rincian pesanan agar pelanggan lebih mudah memeriksa informasi yang telah disepakati.
- “Terima kasih, {Nama}. Pesanan {Menu} telah kami terima dan akan diproses sesuai detail yang telah disepakati.”
- “Terima kasih telah memilih {NamaToko}. Kami akan menyiapkan pesanan Anda sesuai jadwal yang telah dikonfirmasi.”
- “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Anda. Pesanan konsumsi untuk {Tanggal} telah kami catat.”
- “Terima kasih atas pesanan katering sebanyak {JumlahPorsi} porsi untuk {Tanggal}. Tim kami akan menyiapkannya sesuai menu dan jadwal yang telah dikonfirmasi.”
- “Pesanan konsumsi rapat untuk {Tanggal} telah kami konfirmasi. Terima kasih telah mempercayakan kebutuhan konsumsi acara Anda kepada kami.”
- “Terima kasih telah melakukan pemesanan di {NamaToko}. Kami akan menginformasikan perkembangan pesanan apabila diperlukan.”
- “Terima kasih, {Nama}, sudah mengonfirmasi perubahan jadwal katering. Pesanan {JumlahPorsi} porsi kini dijadwalkan untuk {TanggalBaru} sesuai kesepakatan.”
- “Terima kasih, {Nama}. Detail pesanan untuk acara {NamaAcara} telah kami terima. Kami akan menghubungi Anda jika diperlukan konfirmasi tambahan.”
- “Terima kasih atas kerja sama dan kepercayaan Anda. Pesanan {Menu} dijadwalkan untuk pengiriman pada {Tanggal} sesuai kesepakatan.”
- “Kami senang dapat membantu menyediakan kebutuhan konsumsi Anda. Terima kasih telah mempercayakan pesanan ini kepada {NamaToko}.”
Untuk pesanan dengan jumlah porsi besar atau jadwal tertentu, pastikan tanggal, jumlah porsi, dan informasi pengiriman sudah benar sebelum pesan dikirim. Hindari menyebut pesanan telah dikonfirmasi apabila masih menunggu persetujuan pelanggan.
4. Ucapan Terima Kasih untuk COD, Pre-Order, dan Kondisi Khusus
Tidak semua pesanan berjalan sesuai rencana. Ada pelanggan yang memilih pembayaran COD, memesan jauh-jauh hari, mengganti menu, atau harus menunggu lebih lama. Dalam situasi seperti ini, ucapan terima kasih sebaiknya disertai informasi yang jelas.
- Untuk pesanan COD“Terima kasih sudah order, {Nama}! Pesanan {Menu} dengan metode pembayaran COD sudah kami terima. Silakan siapkan pembayaran saat pesanan diantar, ya.”
- Untuk pre-order makanan“Terima kasih sudah melakukan pre-order {Menu}! Pesananmu sudah kami catat untuk {Tanggal}. Kami kabari jika ada informasi tambahan.”
- Untuk pesanan yang masih menunggu konfirmasi“Terima kasih sudah mengirimkan pesanan, {Nama}. Kami sedang memeriksa ketersediaan {Menu} dan akan segera mengonfirmasinya.”
- Untuk pesanan dengan estimasi lebih lama“Terima kasih sudah bersedia menunggu, {Nama}. Pesanan {Menu} membutuhkan waktu sekitar {Estimasi} untuk disiapkan. Apakah waktunya sesuai?”
- Untuk menu yang stoknya habis“Terima kasih sudah memilih {Menu}, Kak. Mohon maaf, stoknya sedang habis. Apakah ingin menggantinya dengan {MenuAlternatif} atau memilih menu lain?”
- Untuk pelanggan yang mengganti menu“Terima kasih sudah mengonfirmasi perubahan pesanan, {Nama}. Menu sudah kami ubah menjadi {MenuBaru} sesuai permintaanmu.”
- Untuk pesanan yang mengalami keterlambatan“Mohon maaf, {Nama}, pesanan {Menu} mengalami keterlambatan. Terima kasih sudah menunggu. Kami sedang memastikan perkembangannya dan akan segera mengabari Anda setelah ada informasi terbaru.”
- Untuk pesanan yang siap diambil“Terima kasih sudah order di {NamaToko}! Pesanan {Menu} sudah siap dan bisa diambil sesuai informasi pengambilan yang telah kami berikan.”
- Untuk pesanan yang sedang dikirim“Terima kasih sudah mempercayakan pesananmu kepada kami, {Nama}. {Menu} sudah diserahkan kepada kurir dan sedang dalam perjalanan.”
- Untuk pelanggan yang membatalkan pesanan“Terima kasih sudah memberi kabar, {Nama}. Permintaan pembatalan sudah kami terima. Kami akan memeriksa status pesanan dan mengonfirmasi proses selanjutnya.”
Pada situasi khusus, informasi yang akurat lebih penting daripada ucapan yang terdengar manis. Sebelum mengirim pesan, pastikan status pesanan, ketersediaan menu, dan estimasi waktu sudah sesuai kondisi sebenarnya.
Baca Juga: Rahasia di Balik Catering Malang Enak yang Selalu Laris di Musim Nikahan
5. Ucapan Terima Kasih Setelah Makanan Sampai
Setelah makanan diterima pelanggan, Anda bisa mengirim ucapan terima kasih sebagai bentuk perhatian. Pesannya tidak harus selalu disertai promosi atau permintaan review. Kalimat sederhana yang ramah juga bisa digunakan untuk menutup percakapan dengan baik.
- “Terima kasih sudah order di {NamaToko}, {Nama}! Semoga makanannya cocok di selera dan bisa dinikmati dengan senang hati.”
- “Hai, Kak! Senang mendengar pesananmu sudah sampai. Terima kasih banyak sudah mempercayakan makanan hari ini kepada kami!”
- “Makasih sudah memilih {Menu} untuk menemani waktu makanmu. Selamat menikmati, ya!”
- “Terima kasih banyak sudah pesan hari ini, {Nama}. Semoga makanan yang kami siapkan sesuai harapanmu.”
- “Kami senang bisa melayani pesananmu hari ini. Terima kasih atas kepercayaannya dan semoga bisa bertemu di pesanan berikutnya!”
- “Terima kasih sudah memesan di {NamaToko}! Semoga makanannya sesuai harapan. Kalau ada masukan mengenai pesanan atau pelayanan kami, jangan ragu untuk memberi tahu, ya.”
- “Halo, {Nama}! Terima kasih sudah memesan {Menu} di {NamaToko}. Apakah makanannya sudah diterima dengan baik? Kalau ada kendala, silakan beri tahu kami, ya.”
- “Terima kasih sudah kembali order di tempat kami! Senang sekali bisa menyiapkan makanan untukmu lagi.”
- “Terima kasih telah memilih {NamaToko}, {Nama}. Jika berkenan, silakan bagikan ulasan jujur mengenai pesanan Anda melalui {LinkReview}.”
- “Makasih banyak sudah pesan, Kak! Semoga puas dengan makanannya. Kritik, saran, dan pengalamanmu selalu kami terima dengan senang hati.”
Gunakan ucapan yang menyebut makanan sudah sampai hanya jika status penerimaannya telah dipastikan. Jika pelanggan belum memberikan konfirmasi, tanyakan terlebih dahulu apakah pesanannya sudah diterima dengan baik.
Cara Memilih Ucapan Terima Kasih Sesuai Kondisi Pesanan
Ucapan terbaik bukan selalu yang paling panjang atau formal, melainkan yang sesuai dengan kondisi pesanan. Saat pelanggan baru mengirim permintaan order, cukup sampaikan bahwa pesanan sedang diperiksa. Setelah pesanan diterima dan dikonfirmasi, barulah gunakan kalimat yang menyatakan makanan akan diproses.
Perhatikan juga status pembayaran, ketersediaan menu, dan jadwal pengiriman agar informasi yang diterima pelanggan tidak keliru.
| Situasi pelanggan | Ucapan yang cocok | Hal yang perlu diperhatikan |
|---|---|---|
| Baru pertama kali order | Singkat dan sopan | Gunakan sapaan netral |
| Pelanggan langganan | Ramah dan hangat | Sesuaikan tingkat keakraban |
| Pesanan kantor atau katering | Profesional | Periksa jumlah porsi dan jadwal |
| COD atau pre-order | Kondisional | Pastikan metode pembayaran dan tanggal |
| Menu habis atau pesanan terlambat | Permintaan maaf disertai solusi | Hindari janji yang belum pasti |
| Makanan sudah diterima | Ucapan setelah pesanan sampai | Tidak harus meminta review |
Sebagai contoh, ketika pelanggan baru memesan nasi goreng lewat WhatsApp, penjual bisa membalas, “Terima kasih, Kak! Pesanan nasi gorengnya sudah kami terima dan segera disiapkan.”
Untuk pesanan dalam jumlah banyak, pesan sebaiknya dibuat lebih terperinci. Cantumkan informasi yang sudah disepakati agar pelanggan dapat memeriksa kembali detail pesanannya.
Tips Membuat Ucapan Terima Kasih Lebih Personal
Contoh ucapan di atas menggunakan tanda kurung kurawal sebagai bagian yang perlu disesuaikan sebelum dikirim kepada pelanggan.
- {Nama}: Nama pelanggan atau sapaan seperti Kak dan Bapak/Ibu.
- {Menu}: Nama makanan yang benar-benar dipesan.
- {NamaToko}: Nama bisnis atau usaha makanan Anda.
- {Estimasi}: Perkiraan waktu yang sudah dipastikan.
- {Tanggal} dan {JumlahPorsi}: Informasi untuk katering atau pre-order.
- {TanggalBaru}: Jadwal pengganti yang sudah disepakati.
- {MenuAlternatif} dan {MenuBaru}: Pilihan pengganti dan perubahan menu yang telah dikomunikasikan dengan pelanggan.
- {LinkReview}: Tautan resmi untuk memberikan ulasan.
Jika nama pelanggan tidak diketahui, gunakan sapaan netral seperti “Kak” atau “Bapak/Ibu”. Tidak perlu memaksakan penggunaan nama agar pesan terdengar personal.
Contohnya, pesan:
“Terima kasih {Nama}, pesanan {Menu} sudah kami terima.”
Bisa diubah menjadi:
“Terima kasih, Kak Rina! Pesanan dua porsi ayam bakar sudah kami terima.”
Sebelum mengirim, pastikan semua placeholder sudah diganti dan informasi pesanan sesuai kondisi sebenarnya.
Contoh Balasan Cepat WhatsApp Business
Jika sering menerima pesanan melalui WhatsApp, Anda bisa menyimpan beberapa ucapan terima kasih sebagai balasan cepat atau Quick Replies di WhatsApp Business.
Anda tidak perlu menyimpan seluruh 50 contoh. Pilih beberapa pesan yang paling sering digunakan sesuai alur pelayanan.
| Pintasan | Kegunaan |
|---|---|
/order | Mengucapkan terima kasih ketika pesanan diterima |
/proses | Menginformasikan makanan sedang disiapkan |
/siap | Memberi tahu bahwa pesanan siap diambil |
/kirim | Menginformasikan pesanan sudah dikirim |
/terimakasih | Mengucapkan terima kasih setelah pesanan diterima pelanggan |
Misalnya, untuk pintasan /order, Anda bisa menyimpan pesan:
“Terima kasih sudah pesan di {NamaToko}, {Nama}! Pesanan {Menu} sudah kami terima. Kami segera menyiapkannya, ya.”
Sementara itu, pintasan /siap dapat berisi:
“Terima kasih sudah menunggu, {Nama}. Pesanan {Menu} sudah siap dan bisa diambil.”
Balasan cepat WhatsApp Business memudahkan penjual menggunakan pesan yang sering dikirim tanpa harus mengetiknya kembali. Namun, fitur ini bukan berarti status pesanan diperbarui atau pesan dikirim secara otomatis.
Sebelum mengirim balasan, tetap sesuaikan nama pelanggan, menu, estimasi waktu, dan status pesanan agar informasinya benar.
Pertanyaan Umum tentang Ucapan Terima Kasih Sudah Order Makanan
- Apakah ucapan terima kasih sebaiknya dikirim saat order masuk atau setelah pembayaran?
- Ucapan terima kasih boleh dikirim ketika pesanan baru diterima. Namun, bedakan antara pesanan yang masih menunggu pembayaran dan yang sudah dikonfirmasi.
- Jika pembayaran belum selesai, gunakan pesan seperti, “Terima kasih, pesanan Anda sudah kami catat dan sedang menunggu konfirmasi pembayaran.”
- Jangan menyebut pesanan telah dibayar apabila transaksi belum terverifikasi.
- Ucapan terima kasih boleh dikirim ketika pesanan baru diterima. Namun, bedakan antara pesanan yang masih menunggu pembayaran dan yang sudah dikonfirmasi.
- Apakah boleh mengirim ucapan terima kasih sekaligus menawarkan menu lain?
- Boleh jika relevan dengan percakapan dan pelanggan tidak keberatan menerima penawaran. Namun, setelah pelanggan baru melakukan pemesanan, sebaiknya prioritaskan konfirmasi order terlebih dahulu.
- Hindari menambahkan promosi pada setiap ucapan terima kasih karena bisa membuat pesan terasa seperti iklan, bukan pelayanan.
- Bagaimana meminta review tanpa membuat pelanggan merasa dipaksa?
- Gunakan ajakan yang memberikan kebebasan kepada pelanggan, misalnya:
- “Terima kasih sudah order di tempat kami. Jika berkenan, silakan bagikan pengalaman dan ulasan jujur Anda melalui {LinkReview}.”
- Jangan meminta ulasan positif saja atau menjanjikan imbalan sebagai syarat memberikan ulasan. Masukan pelanggan tetap bernilai meskipun berisi kritik.
- Gunakan ajakan yang memberikan kebebasan kepada pelanggan, misalnya:
Kesimpulan
Ucapan terima kasih sudah order makanan tidak harus panjang. Pilih kalimat yang sesuai dengan kondisi pesanan, gunakan bahasa yang ramah, dan pastikan informasi yang disampaikan benar.
Dari 50 contoh di atas, Anda bisa menyimpan beberapa ucapan yang paling sering digunakan sebagai template WhatsApp agar lebih mudah membalas pelanggan tanpa kehilangan sentuhan personal.


