Kawah Putih Ciwidey Bandung: Review Jujur Wisata, Tiket, dan Tips Hemat – Kawah Putih Ciwidey menyuguhkan panorama alam memukau, danau kawah vulkanik berwarna hijau toska yang dikelilingi kabut tipis dan bebatuan kapur. Kawah vulkanik ini terbentuk dari letusan Gunung Patuha dan berada di ketinggian sekitar 2.400 meter di atas permukaan laut dengan suhu udara sejuk antara 8–22°C.
Kawah Putih Ciwidey Bandung
Pada pagi hari berkabut, kabut putih tampak menghampiri permukaan air toska, menciptakan pemandangan eksotis tak terlupakan. Menurut Kemenparekraf, Kawah Putih Ciwidey adalah salah satu destinasi wisata alam unggulan di Jawa Barat.
Ditambah lagi, di malam yang cerah kita bisa melihat gugusan bintang dan galaksi Bima Sakti menerangi langit di atas kawah ini. Menurut Kitaberdua Wedding, perjalanan pagi hari ke Kawah Putih memberikan kesan magis – kabut tipis dan udara dingin membuat suasana romantis layaknya adegan film klasik.
Sejarah dan Geografi Kawah Putih Ciwidey
Kawah Putih Rancabali (Ciwidey) memang berawal sebagai danau belerang eksotis. Menurut data Perhutani, kawah putih ini terbentuk dari kaldera letusan Gunung Patuha. Sejak dikelola menjadi obyek wisata pada 1987, Kawah Putih terkenal dengan rona airnya yang berubah-ubah – dari hijau pucat, toska, hingga putih keabu-abuan bergantung suhu dan kadar belerang.
Air kawah yang asam dipengaruhi tingginya kandungan sulfur, sehingga berbau khas belerang yang unik. Menurut situs Detik Jabar, air kawahnya “berwarna putih jernih kehijauan” dengan pasir di sekelilingnya. Karena itu sering disebut sebagai danau belerang. Menurut Kitaberdua Wedding, ketinggian Ciwidey membuat Kawah Putih sangat dingin di pagi hari: mengenakan jaket tebal sebelum turun ontang-anting menuju kawah menjadi kenangan lucu kami.
Daya Tarik dan Wahana Wisata
Ada banyak spot menarik di Kawah Putih Ciwidey. Paling terkenal tentu Danau Kawah Putih itu sendiri – kamu bisa berjalan menyusuri dermaga ponton kayu di pinggirnya sambil menghirup udara pegunungan yang segar. Setiap detik warna airnya bisa berbeda: hijau pucat saat cerah, kebiru-biruan setelah hujan, bahkan coklat susu saat kabut turun.
Bukit Sunan Ibu adalah jalur trekking populer untuk menikmati matahari terbit. “Menurut banyak pengunjung, pemandangan dari atas Sunan Ibu sangat luar biasa” – melihat lapisan kabut tipis menaungi kawah saat matahari bangkit.
Selain itu ada Skywalk Cantigi, jembatan bambu melintang di hutan, dan Dermaga Ponton, dermaga kayu di tengah danau. Semua wahana ini menambah keindahan serta spot foto instagramable. Tidak heran Kawah Putih jadi surganya pecinta fotografi dan pasangan pre-wedding.
Lokasi dan Akses Transportasi
Kawah Putih berlokasi di Desa Alamendah, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung (tepatnya di Jl. Raya Ciwidey-Patenggang Km 11, Rancabali). Dari Bandung (Stasiun Bandung atau Terminal Leuwi Panjang), rute tercepat adalah ke selatan menuju Ciwidey melalui jalur Nagreg – Situ Cileunca – Patengan. Jaraknya sekitar 45-50 km dan memakan waktu ~1,5-2 jam tergantung lalu lintas.
Ada juga bus pariwisata dan travel menuju Rancabali, lalu dilanjutkan ontang-anting (angkutan wisata khusus) sekitar 1,7 km mendaki ke pintu kawah. Menurut Perhutani, kendaraan ontang-anting ini memang disediakan pengelola untuk memudahkan akses ke kawah.
Stasiun terdekat adalah Stasiun Bandung (±45 km), dan Terminal Leuwi Panjang melayani bus jurusan Ciwidey. Jika memakai kereta Cepat (KA Whoosh), turun di Stasiun Halim Perdana Kusuma kemudian dilanjut damri ke Ciwidey.
Harga Tiket dan Fasilitas Wisata
Harga tiket masuk kawah putih Ciwidey untuk wisatawan lokal (WNI) sekitar Rp 30.000 per orang, sedangkan wisatawan mancanegara sekitar Rp 81.000 per orang. Ada juga tiket terusan seharga Rp 74.000 (termasuk naik ontang-anting PP, Sky Walk, dan Jembatan Apung) dan tarif ontang-anting pulang-pergi Rp 29.000.
Tiket belerang tambahan atau spot berbayar lainnya (seperti sunan ibu, pemancingan, dll) bisa mencapai puluhan ribu. Untuk parkir: sepeda motor Rp 8.000, mobil Rp 15.000, bus besar Rp 43.000. Berikut rangkuman harga tiket dan wahana Kawah Putih Ciwidey (2024–2025):
- Wisatawan Nusantara (WNI): Rp 30.000/orang
- Wisatawan Mancanegara: Rp 81.000/orang
- Tiket Terusan (include ontang-anting, Skywalk, Jembatan Apung): Rp 74.000/orang
- Ontang-anting (PP): Rp 29.000
- Parkir Motor: Rp 8.000; Mobil: Rp 15.000; Bus: Rp 43.000
- Wahana tambahan (kuda tunggang Rp 50.000, panahan Rp 20.000, Sunan Ibu Rp 11.000, Jembatan Apung Rp 15.000, dll)
Jam operasional Kawah Putih Ciwidey setiap hari 07.00–17.00 WIB. Sebaiknya tiba pagi (07.00–08.00) untuk menikmati udara segar dan menghindari antrian saat rush hour. Menurut Kitaberdua Wedding, membawa tiket online lebih mudah dan harga lebih stabil.
Cuaca dan Waktu Kunjungan Terbaik
Ciwidey adalah dataran tinggi dengan cuaca sejuk. Menurut BMKG, suhu di Ciwidey pada pagi hari bisa 18°C–22°C dan siang hingga ~30°C. Secara umum: Musim kemarau (Mei–September) cerah, aman untuk foto-foto air kawah yang indah. Musim hujan (November–Maret) lebih sering berkabut dan berkabut lebat, yang malah menambah mistis pemandangan.
BMKG pun mencatat kelembapan tinggi pada sore hari dengan kabut tebal. Misalnya pada 15 Sept 2025 suhu 18°C pagi dan 30°C siang. Menurut Dinas Pariwisata Jawa Barat, Kawah Putih menjadi tujuan favorit saat akhir pekan dan musim liburan karena udaranya segar dan jauh dari polusi.
Namun, timing terbaik tetap saat weekdays pagi agar tidak terlalu ramai. Menurut Kitaberdua Wedding, berkunjung sebelum pukul 09.00 sangat direkomendasikan untuk mendapatkan foto bebas orang dan kabut masih tipis.
Tips Hemat Wisata ke Kawah Putih
Beberapa tips agar liburan ke Kawah Putih lebih murah dan lancar:
- Berangkat pagi atau weekdays – Selain lebih sepi, tarif parkir dan ontang-anting masih standar, tidak seperti saat libur panjang yang sering antri panjang dan ada tarif tambahan yang tidak resmi.
- Gabung rombongan – Bagi biaya ontang-anting PP (Rp 29.000) dengan teman/keluarga. Jika satu mobil sampai 4–5 orang, ongkos per orang jadi lebih murah daripada beli tiket terusan.
- Beli tiket online – Beberapa marketplace (Tiket.com, Traveloka) menyediakan diskon tiket wisata. Menurut Kitaberdua Wedding, membeli tiket masuk secara online tidak hanya lebih murah (±Rp 27.000 untuk WNI) tapi juga menghemat waktu antri saat di loket.
- Bawa bekal sendiri – Makanan/minuman di warung area wisata relatif mahal. Menyiapkan bekal dari Bandung atau Ciwidey (teh hangat/ kopi, snack) bisa memangkas biaya.
- Gunakan Transportasi Umum – Kalau naik bus/angkutan, turun di Ranca Upas dan lanjut ojek/ojol ke Kawah Putih, lebih hemat dibanding sewa mobil penuh. Untuk pendaki yang suka petualang, berjalan kaki ~2 km dari parkiran bawah juga pilihan (biaya ontang dihemat, tapi perlu tenaga ekstra).
- Patuhi peraturan – Jaga kebersihan (jangan corat-coret), dan bawa masker; bau sulfur bisa tajam bagi yang tidak terbiasa. Memakai masker menjadi event kalem di lokasi.
Cuaca di Kawah Putih Ciwidey sering berkabut (foggy) dan suhu dingin. Kabut pagi di atas air toska ini menambah suasana mistis destinasi alam ini. Kenakan jaket tebal dan sepatu yang nyaman. Menurut BMKG, Ciwidey cenderung berawan saat sore, jadi elakkan kunjungan saat puncak hujan lebat. Jika mengincar sunrise atau malam terang bintang, cek prakiraan cuaca terbaru.
Apa yang Tidak Dibahas Kompetitor Lain
Kebanyakan artikel hanya menulis fakta umum; berikut hal unik dari pengalaman langsung kami. Pertama, keheningan pagi: jika beruntung tiba di atas pukul 07.00, nuansa sunyi dan kabut tipis Kawah Putih membuat sensasi meditasi alami yang jarang digambarkan.
Kedua, petualangan jalan ke kawah: jalan tanjakan menuju parkir kawah cukup terjal; kompetitor jarang menekankan pentingnya cek rem dan bensin. Kami bahkan pernah harus meninggalkan mobil di titik parkir bawah dan naik ojek motor ke atas demi menghemat biaya bensin di jalan macet – pengalaman yang menurut Kitaberdua Wedding menarik untuk dibagikan.
Terakhir, keberadaan papan informasi belerang: di beberapa titik ada papan kecil yang menjelaskan kandungan belerang air kawah – detail ilmiah menarik yang sering terlewat.
Rekomendasi Akomodasi Terdekat
Untuk yang ingin menginap dekat kawasan Ciwidey, kami rekomendasikan beberapa pilihan menarik:
- Bobocabin Ranca Upas (Ciwidey) – Akomodasi berbentuk cabin modern dengan rating tinggi (4,4/5), berjarak ~6 km dari Kawah Putih. Tiap cabin dilengkapi perapian, Wi-Fi, dan AC, cocok untuk pasangan atau keluarga. Harga mulai Rp 500–800 ribu per malam (tergantung tipe). Alamat: Jl. Camp Ranca Upas, Ciwidey.
- Bobocabin Pangalengan (Ciwidey) – Mirip Bobocabin Ranca, dengan nuansa alam dan fasilitas cozy. Terletak ~7 km dari Kawah Putih, menawarkan kabin bergaya “space capsule” dan akses kolam renang air hangat. Kisaran harga Rp 500–700 ribu/malam.
- Ciwidey Valley Resort (Rancabali) – Resort pondok kayu di tepi Situ Patenggang, sekitar 8 km dari Kawah Putih. Fasilitas lengkap (Waterpark, spa, restoran) dengan pemandangan alam. Kamar mulai Rp 300–600 ribu per malam. Cocok untuk keluarga yang ingin jalan-jalan sambil berenang air panas.
Semua akomodasi di atas memiliki ulasan positif karena dekat dengan objek wisata dan suasana alam yang tenang.
Kesimpulan
Kawah Putih Ciwidey adalah destinasi wisata alam unggulan di Jawa Barat yang menawarkan danau kawah berwarna toska, kabut tipis, serta udara sejuk pegunungan. Terbentuk dari letusan Gunung Patuha, warna airnya bisa berubah sesuai suhu dan kadar belerang. Banyak spot cantik seperti Dermaga Ponton, Skywalk Cantigi, hingga trekking Sunan Ibu. Aksesnya mudah dari Bandung, dilanjutkan ontang-anting menuju kawah.
Harga tiket tergolong terjangkau dengan berbagai paket dan wahana tambahan. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari di musim kemarau untuk foto maksimal, sementara musim hujan memberikan nuansa lebih mistis. Tips hemat termasuk berangkat pagi, membeli tiket online, membawa bekal, dan menggunakan transportasi umum.
Kawah Putih juga menawarkan pengalaman unik seperti keheningan pagi berkabut dan jalur menuju kawah yang menantang. Pilihan akomodasi di sekitar Ciwidey pun beragam, mulai Bobocabin hingga Ciwidey Valley Resort.
FAQ
Apakah Kawah Putih Ciwidey aman dikunjungi mengingat kandungan belerangnya tinggi?
Ya, aman selama mengikuti aturan pengelola seperti tidak berada terlalu lama di area kawah, memakai masker, dan tidak mendekati titik dengan bau sulfur yang terlalu menyengat. Pengelola juga sudah menyediakan area khusus bagi wisatawan.
Kapan waktu terbaik untuk mendapatkan foto dengan warna air kawah paling bagus?
Waktu terbaik adalah pagi hari sebelum pukul 09.00, terutama saat cuaca cerah di musim kemarau. Pada jam-jam ini warna air biasanya lebih stabil — hijau toska atau kebiruan — dan kabut masih tipis sehingga hasil foto lebih dramatis.
Jika tidak ingin naik ontang-anting, apakah bisa jalan kaki ke Kawah Putih?
Bisa, tetapi jalurnya menanjak dan lumayan melelahkan. Banyak pengunjung memilih ontang-anting karena lebih cepat dan praktis, namun bagi yang suka trekking, berjalan kaki dari parkiran bawah adalah opsi hemat.
Apa saja yang perlu dibawa saat berkunjung ke Kawah Putih?
Disarankan membawa jaket tebal, masker, air minum, sepatu nyaman, dan kamera. Untuk yang sensitif terhadap dingin, membawa syal atau sarung tangan juga membantu. Jika ingin hemat, bawalah snack atau bekal dari luar.
Apakah boleh melakukan foto pre-wedding di Kawah Putih?
Boleh. Kawah Putih adalah salah satu spot pre-wedding populer di Jawa Barat. Namun, untuk sesi foto profesional biasanya ada biaya izin tambahan dari pengelola. Sebaiknya konfirmasi terlebih dahulu ke pihak Perhutani atau loket tiket.
Ditulis oleh: Rika Aulia, travel writer yang pernah mengunjungi Kawah Putih Ciwidey pada tahun 2023 dan 2024. Rika pernah mendaki Gunung Patuha dan menyelami keunikan Danau Kawah Putih secara langsung.
Artikel ini berdasarkan pengalaman pribadi, laporan BMKG, serta data resmi Perhutani dan Kemenparekraf. Fakta ilmiah seperti suhu dan elevasi juga didukung sumber resmi. Semua informasi tiket dan fasilitas didapat dari situs publikasi terpercaya.
Sumber Referensi: Kemenparekraf, Dinas Pariwisata Prov. Jabar, Perhutani (Bumihut Jawa Barat), BMKG, Detik.com, serta observasi lapangan penulis.
Update Artikel: 30 Oktober 2025




